Selamat datang di budioso.blogspot.com. Semoga artikel yang ada di blog ini membawa manfaat


Kejadian/Peristiwa/Cerita Lucu Dalam Perjalanan Kereta Di Gerbong Kereta KRL



Cerita lucu dalam gerbong kereta KRL ini saya alami saat saya masih bekerja di kawasan Gunung Sahari Mangga Dua. Saat itu saya naik kereta KRL jurusan Jakarta Bogor. Kereta rel listrik saat itu berbeda dengan kereta commuter line seperti yang ada sekarang. Kereta KRL pada saat itu belum menggunakan AC, pintunya tidak dapat tertutup dan pedagang asongan masih diperbolehkan berjualan di dalam gerbong kereta KRL.

Dua kejadian/peristiwa/cerita lucu dalam perjalanan kereta dalam gerbong kereta KRL.

Kejadian/cerita lucu pertama saya alami ketika bulan puasa. Saat itu kereta KRL dari stasiun Jakarta Kota menuju Bogor tertahan cukup lama untuk masuk stasiun Gambir. Pada saat kereta tertahan masuk stasiun Gambir tibalah azan magrib waktu berbuka puasa. Ada penumpang yang sudah menyiapkan bekal berupa makan dan minuman dan ada pula yang membeli makanan/minuman di penjual asongan yang berjualan di dalam gerbong KRL. Kejadian lucunya adalah, ketika dua orang pedagang asongan beriringan berjalan dari gerbong ke gerbong menawarkan barang dagangannya.

Kejadian/peristiwa/cerita lucu dalam perjalanan kereta di gerbong kereta KRL

Pedagang minuman dalam kereta KRL yang ada di depan menawarkan
"Ya yang buka yang buka"
Lalu pedagang asongan yang tepat ada di belakangnya menawarkan
"Ya racun tikusnya racun tikusnya"
Mereka berdua bersahut-sahutan, jadi bila digabungkan kalimatnya menjadi :
"Ya yang buka racun tikusnya"
Apakah maksudnya kita para penumpang ditawari untuk berbuka puasa dengan racun tikus?
Penumpang yang ada di gerbong itu pun sontak tertawa.

Kejadian/peristiwa/cerita lucu dalam gerbong kereta KRL kedua yang saya alami adalah ketika seorang peminta-minta mengulurkan tangan meminta sedekah pada para penumpang. Memang kejadian ini mungkin tidak pantas untuk masuk kategori lucu, miris mungkin. Kejadiannya adalah ketika peminta-minta itu mendapatkan pemberian dari penumpang, maka ia lalu mengucapkan doa yang amat panjang seperti misal "semoga diberi umur panjang bla bla....".

Dari satu penumpang kemudian ia mendapatkan pemberian dari penumpang lain dan setiap mendapatkan pemberian dia selalu mengucapkan terima kasih dan doa yang panjang. Melihat hal tersebut, banyak para penumpang yang memberi kepadanya. Karena sering mendapat pemberian itulah peminta-minta itu tidak dapat beranjak dari tempat ia berdiri, Jikapun melangkah baru satu langkah kecil saja peminta-minta tersebut mendapatkan pemberian dari penumpang lain.

Demikian artikel mengenai kejadian/peristiwa/cerita lucu dalam perjalanan kereta dalam gerbong kereta KRL. Semoga dapat menghibur. Terima kasih telah berkunjung dan jangan lupa share ya :)









Artikel Lainnya


    0 komentar:

    Post a Comment

    Terima kasih atas kunjungan dan atas komentarnya. Mohon untuk tidak berpromosi mengenai judi, p*rno, obat kuat atau yang bersifat meresahkan dan diharap tidak memuat link aktif/plain teks & untuk url di name nya juga tidak mengandung kriteria diatas (jika terdapat yang demikian komentar tidak akan muncul)