Pada artikel di Budioso.blogspot.com kali ini, saya ingin berbagi pengalaman membeli layanan web hosting (shared hosting) di salah satu penyedia hosting dalam negeri.
Disclaimer, artikel ini bukan keluhan, dan artikel ditulis bukan untuk menjelekkan pihak tertentu. Nama penyedia hostingnya saya tidak sebutkan. Saya berbagi pengalaman ini agar teman-teman atau pembaca blog Budioso.blogspot.com yang ingin membeli hosting di penyedia hosting mana pun tidak mengalamai hal seperti yang saya alami.
![]() |
Pengalaman beli layanan web hosting shared hosting - Budioso.blogspot.com |
Begini ceritanya...
Karena saya sedang mencari tentang web hosting di mesin pencari, maka algoritma mesin pencari membawa saya ke iklan salah satu penyedia hosting.
Saya tertarik. Promo dari penyedia hosting tersebut waktu itu adalah sekitar empat ratus ribu rupiah, mendapatkan layanan langganan hosting selama dua tahun, gratis domain .com dan .my.id setahun.
Saya pelajari paket apa yang saya dapatkan dari harga tersebut. Ternyata, paket promo shared hosting tersebut adalah paket menengah karena ada tiga paket hosting.
Setelah melakukan pembayaran, semuanya lancar-lancar saja tidak ada kendala apapun. Harga perpanjangan dua tahun berikutnya saya lihat sesuai dengan harga normalnya sekitar tujuh ratus ribuan per dua tahun.
Beberapa minggu kemudian saya ingin mengupdate artikel di website Wordpress saya. Saya login ke dashboard website melalui akun member di penyedia hosting tersebut.
Saya iseng melihat jumlah tagihan per dua tahun berikutnya. Dan betapa terkejutnya saya.
Tagihan di dua tahun berikutnya ketika perpanjangan, ternyata menjadi sekitar satu jutaan rupiah. Ini bukan mengenai harga atau uang. Bukan. Tapi ketidak jujuran atau tidak terbuka mengenai harga sedari awal.
Memang benar kalau promo hosting di tahun pertama jika diskon, maka di tahun perpanjangan akan mengikuti harga normalnya kembali. Tapi ini ternyata setelah kembali ke harga normal, ada kenaikan harga lagi.
Saya coba tanyakan ke customer service dari penyedia hosting tersebut. Petugas pertama yang saya hubungi menyatakan bahwa memang kembali ke harga normal dan satu juta rupiah itu adalah harga normal.
Ketika lain waktu saya hubungi kembali penyedia hosting tersebut, petugas lain menyatakan ada kenaikan.
Setelah mendapat jawaban dari petugas cusomer service tersebut, saya lalu membandingkan dengan fitur yang didapat jika saya membeli hosting di tempat lain dengan harga satu jutaan rupiah. Ternyata di tempat lain, fitur atau manfaat yang didapat lebih banyak.
Tips membeli layanan web hosting
Dari sini bisa sobat Budioso.blogspot.com ambil pelajarannya.Pertama, jika ingin membeli atau berlangganan jasa hosting, perhatikan apakah harganya tetap saat perpanjangan, apakah ada kenaikan ke harga normal, atau ada tambahan biaya lain selain harga normal.
Kedua, jangan terpaku bahwa layanan hosting tersebut sudah berpengalaman, sudah beroperasional sejak lama, atau mengklaim sebagai penjual resmi domain.

Klik untuk donasi via PayPal
Posting Komentar
Jika Anda ingin berpromosi dengan menyertakan link, lebih efektif promosi dengan artikel dibanding berpromosi di kolom komentar. Anda dapat mengendorse blog ini dengan memasang artikel di blog ini atau memasang banner iklan. Silahkan hubungi saya via email di halaman kontak untuk info harga endorse lebih lanjut. Terima kasih