Setelah pendaftaran di lantai dasar dan pendaftaran di poli oleh ners, akhirnya ibu menunggu giliran dipanggil oleh dokter Gatut.
![]() |
| Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) - Budioso.blogspot.com |
Pagi itu tumben sepi, dan saat saya tanyakan ke ners, ibu ternyata pasien pertama dr Gatut dan karena tadi belum ada pasien, menurut ners, dokter Gatut visit ke rawat inap terlebih dahulu.
Biasanya ramai pasien itu ada di hari Senin namun pernah pada hari Rabu sangat ramai pasiennya. Di ruang poli itu ada beberapa ruangan dokter tidak hanya dokter paru tapi ada juga dokter spesialis penyakit dalam.
Pada hari Rabu beberapa waktu lalu saat kontrol ke dokter Gatut, sangat ramai pasien di poli itu sampai saya tanyakan ke ners yang bertugas mengatakan "iya pak ini tumben rabu ramai tidak berhenti berhenti" malah ada pasien waktu itu yang tidak sabaran marah pada ners tapi saya kurang tahu persis karena apa tapi mungkin karena ramai.
Tak lama kemudian, ibu dipanggil masuk ke ruangan oleh dokter Gatut.
Dokter mengatakan, karena pasca kemo ketiga dan keempat di akhir kemo ibu kejang, maka ibu akan segera dirujuk ke rumah sakit lain dan dokter Gatut menyarankan ke RSUD Pasar Minggu (Dokter Sophie sebelumnya mengatakan akan merencanakan ibu akan dikemo sinar di RS Fatmawati). Tidak salah yang mana, tentu pilihan tersebut kembali kepada kami rumah sakit mana yang akan kami pilih.
Dokter Gatut menjelaskan, ada tiga cara kemo.
Kemo cara pertama,
Pasien dikemo sinar selama sebulan kurang lebihnya. Bisa juga kurang dari sebulan sesuai kesanggupan pasien menerima dosis kemo sinar. Jika mampu menerima dosis besar maka kemo akan berlangsung lebih singkat harinya. Kemo sinar dilakukan tiap hari selama hari kerja Senin sampai Jumat.
Cara kedua kemo,
Kemo sinar dilakukan Senin sampai Kamis dan Jumat di mix dengan kemo infus
Cara ketiga kemo, Cara ini khusus untuk pasien BPJS. Di mana, karena ibu sudah kemo infus sampai keempat, maka kemo infus dihentikan dahulu lalu lanjutannya dilakukan kemo radiasi karena ibu sudah sering kejang pasca akhir kemo.
Kami pun paham dengan penjelasan dokter Gatut. Kami saat itu langsung dibuatkan surat pengantar rujukan ke rumah sakit RSUD Pasar Minggu namun pembuatannya menunggu ibu bertemu dokter saraf dokter Sophie dahulu. Saat itu juga langsung dibuatkan surat rencana kemo kelima ibu.
Kemo kelima untuk ibu akan dilakukan jika ibu masih dikontrol atau ditangani oleh dokter Sophie di RSUI karena kemo sinar adalah mengenai saraf di otak dimana hal tersebut adalah wewenang dokter Sophie selaku dokter saraf.
Setelah selesai dari dokter Gatut, saya lalu bergegas mengambil antrian obat agar obat diantar oleh kurir JNE yang ada di RSUI lalu saya segera ke poli dokter saraf untuk bertemu dengan dokter Sophie karena kunjungan rujuk internal ternyata tidak bisa di hari itu sebab dokter Sophie sudah full.
Saya perlu bertemu dokter Sophie karena sebentar lagi obat kejang bulanan dari dokter Sophie akan segera habis. Jika saya beli obat diluar khawatir tidak dijual bebas dan khawatir ada perubahan dosis dari dokter karena masih lama bertemu dokter Sophie.
Setelah sampai di poli saya menyerahkan berkas pada ners pria yang bertugas dan saya katakan mau menanyakan resep obat ke dokter Sophie (ners sebagai perantara karena ibu tidak ada janji temu).
Tak lama ternyata ada dokter Sophie menghampiri ners ke ruang ners soal berkas pasien. Kebetulan. Saya kemudian meminta izin pada dokter untuk meminta waktu sebentar dengan mengatakan jadwal bertemu dokter masih lama tanggal 31 Agustus 2026 dan obat sudah mau habis.
Dokter mengatakan obat tetap mengikuti dosis terakhir saat dosis dinaikkan saat kemo terakhir kemo keempat dan dokter mengingatkan tetap minum obat lambung sebagai pendamping Dexa. Terkait obat kejang apakah bisa dibeli bebas dokter mengatakan kurang mengetahui karena kebijakan apotik bisa berbeda-beda.
Setelah bertemu dokter Sophie saya lega karena dosis obat ibu sudah bisa diketahui dan bisa dilanjutkan mandiri sampai bertemu jadwal kontrol berikutnya sebab walaupun tidak bisa dibeli bebas, masih ada obat dari RSCM yang belum dipakai oleh ibu karena ibu dapat obat lagi dari RSUI.
Sebelum pulang saya mampir ke apotik terkait apakah saya bisa beli obat kejang di luar. Petugas apotik/farmasi menjelaskan bisa saja dengan menyebutkan nama pasien dan obat yang sering dikonsumsi lalu nanti pihak apotik RSUI akan membuatkan resep untuk bisa obat tersebut di beli di luar.
5022 8620 8966
a.n. Budi Santoso
Klik untuk donasi via PayPal

%20-%20Budioso.blogspot.com.webp)

Posting Komentar
Jika Anda ingin berpromosi dengan menyertakan link, lebih efektif promosi dengan artikel dibanding berpromosi di kolom komentar. Anda dapat mengendorse blog ini dengan memasang artikel di blog ini atau memasang banner iklan. Silahkan hubungi saya via email di halaman kontak untuk info harga endorse lebih lanjut. Terima kasih